Skip to content

  • Home
  • Kehutanan
  • Kuliner
  • Persib
  • Wisata
FacebookTwitterInstagramLinkedIn

Search

Wisata Perkebunan Teh Malabar Bandung yang Menarik

Posted on April 17, 2025September 24, 2025 by j.aroki.wijaya

Mendengar nama perkebunan teh Malabar Bandung, mungkin tidak asyik bagi kamu pencinta film. Memang benar demikian, pasalnya, tempat ini sempat jadi lokasi syuting film ikonik Irwansyah dan Acha Septriasa, yaitu My Heart. Sejak itu, tempat ini pun juga ikut populer.

Tempat satu ini ada di bilangan selatan Bandung selatan. Perkebunan teh ini mempunyai luas nyaris 2.022 hektar. Zona perkebunan ini sangat indah serta hijau ditambah dengan hawa yang sejuk membuat rasa penat kamu lenyap segera.

Harga Tiket Masuk Kawasan Perkebunan Teh Malabar Bandung

Harga tiket masuk ke Perkebunan Teh Malabar sangat terjangkau. Kamu cuma butuh membayar dua ribu saja buat tiket masuk mobil. Dengan tarif murah itu, kamu dapat menikmati atmosfer sejuk serta panorama alam asri.

Alamat Perkebunan Teh Malabar ialah di wilayah Pengelengan. Sebuah kawasan pegunungan di daerah selatan Bandung yang kaya dengan potensi alamnya. Di wilayah dekat perkebunan ada banyak hamparan hutan pinus, kebun sayur, danau serta kolam pemandian air panas.

Kebun teh ini dibentuk pada masa kolonial Belanda di tahun 1896. Kebun teh ini bisa berjarak dekat 45km dari pusat Kota Bandung.

Di tempat ini, kamu tidak hanya berteman dengan kebun teh saja. Kamu bisa mengunjungi makam Karel Rudolf Bosscha. Karel Albert Rudolf Bosscha merupakan manajer perkebunan teh Malabar Bandung pada era dulu. Beliau dikenal baik dengan masyarakat sekitar dan dikenang budiman.

Rutenya ialah sehabis membayar tiket masuk serta mengarah ke pintu gerbang Perkebunan Teh Malabar. Kamu dapat mengambil jalur ke kanan sampai ada indikator jalur buat masuk ke sisi kiri jalur. Masuk ke kebun teh serta setelah itu Makam Karel Rudolf Bosscha akan tampak.

Selain itu, kamu juga bisa kunjungi Museum-Wisma Karel Rudolf Bosscha. Bosscha membangun suatu tempat tinggal yang berdiri kuat di area dekat perkebunan. Rumah itu sekarang digunakan selaku Museum Bosscha yang dikelola oleh pihak PT. Perkebunan Nusantara VIII.

Sarana di Perkebunan Teh Malabar Bandung

Jika lelah untuk pulang, kamu bisa menginap di Villa Bosscha. Villa ini mempunyai harga yang bermacam-macam. Villa kayu dengan tarif 750 ribu per malam (weekday) dan tarif satu juta per malam kalau weekend.

Serta buat harga penginapan di guest house sebesar 450 hingga 500 ribu rupiah. Di penginapan ini kamu bisa mendapatkan sarana berupa 11 unit kamar dengan kapasitas 2-3 orang. Posisi penginapan berdampingan dengan Rumah Bosscha.

Jam operasional wisata ini mulai dari jam delapan pagi hingga lima sore. Wisata ini buka tiap hari. Tetapi, dianjurkan untuk kamu buat tiba berkunjung di pagi hari. Ini supaya bisa dapat view yang indah di kawasan perkebunan teh Malabar Bandung.

 

Posted in WISATATagged bandung, perkebunan teh Malabar Bandung, wisata bandung

Post navigation

Previous: Nara Park Bandung: Destinasi Kuliner dan Wisata Alam dalam Satu Tempat
Next: Floating Market Lembang Bandung yang Wajib Dikunjungi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kangroki.com

Kangroki.com adalah portal informasi yang menyajikan artikel seputar kehutanan, wisata, kuliner, dan Persib Bandung. Kami hadir untuk berbagi inspirasi, informasi, dan pengalaman menarik dari berbagai daerah di Indonesia.

Menu Cepat

  • Home
  • Kehutanan
  • Kuliner
  • Persib
  • Wisata

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
FacebookTwitterInstagramLinkedIn
© 2026 Kangroki.com - All Rights Reserved. Persib • Kehutanan • Wisata • Kuliner