Skip to content

  • Home
  • Kehutanan
  • Kuliner
  • Persib
  • Wisata

Search

Kerupuk Kulit Garut (Dorokdok), Camilan Legendaris yang Selalu Diburu Wisatawan

Posted on July 29, 2026July 29, 2026 by j.aroki.wijaya

Kerupuk Kulit Garut, Oleh-Oleh Khas yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar

Jika berbicara tentang kuliner khas Garut, kebanyakan orang langsung teringat dodol Garut. Namun di balik popularitas dodol, ada camilan tradisional yang tak kalah legendaris, yaitu kerupuk kulit Garut atau yang lebih dikenal dengan nama dorokdok.

Kerupuk kulit ini memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, dan aroma khas yang membuat siapa saja sulit berhenti mengunyah. Bahkan, banyak wisatawan yang menganggap dorokdok sebagai oleh-oleh wajib setiap kali berkunjung ke Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Keistimewaan kerupuk kulit Garut bukan hanya terletak pada rasanya, tetapi juga proses pembuatannya yang masih mempertahankan cara tradisional di sejumlah sentra produksi. Tak heran jika camilan ini tetap eksis di tengah gempuran makanan modern.


Apa Itu Kerupuk Kulit Garut?

Kerupuk kulit Garut merupakan makanan ringan yang dibuat dari kulit sapi atau kerbau yang diolah melalui beberapa tahapan hingga menghasilkan kerupuk yang mengembang sempurna saat digoreng.

Di Garut, kerupuk kulit ini lebih populer dengan sebutan dorokdok. Nama tersebut dipercaya berasal dari suara “dorok-dok, dorok-dok” ketika kerupuk digigit atau saat proses penggorengan berlangsung.

Berbeda dengan kerupuk biasa yang menggunakan tepung sebagai bahan utama, dorokdok justru memanfaatkan kulit sapi sehingga memiliki tekstur lebih padat, renyah, dan kaya rasa.


Sejarah Kerupuk Kulit Garut

Keberadaan kerupuk kulit di Garut tidak dapat dipisahkan dari berkembangnya industri penyamakan kulit di wilayah Sukaregang.

Pada masa lalu, sebagian kulit sapi yang tidak digunakan dalam proses penyamakan dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan makanan agar tidak terbuang sia-sia. Dari sinilah muncul inovasi mengolah kulit menjadi kerupuk yang kini dikenal sebagai dorokdok.

Awalnya, dorokdok hanya diproduksi untuk konsumsi keluarga. Seiring meningkatnya permintaan wisatawan, produksi berkembang menjadi industri rumahan hingga usaha berskala lebih besar yang kini tersebar di berbagai wilayah Garut.


Proses Pembuatan Kerupuk Kulit Garut

Salah satu alasan mengapa harga dorokdok relatif lebih mahal dibanding kerupuk biasa adalah proses pembuatannya yang cukup panjang.

Tahapan pembuatannya meliputi:

1. Pemilihan Kulit

Kulit sapi atau kerbau dipilih dengan kualitas terbaik agar menghasilkan tekstur yang empuk dan renyah.

2. Pembersihan

Kulit dibersihkan dari bulu dan kotoran menggunakan proses perebusan serta pembakaran ringan.

3. Perebusan

Kulit direbus bersama bumbu agar cita rasanya lebih gurih.

4. Pemotongan

Kulit dipotong sesuai ukuran sebelum dijemur.

5. Penjemuran

Proses pengeringan memerlukan sinar matahari selama beberapa hari hingga kadar air benar-benar berkurang.

6. Penggorengan

Kulit yang telah kering digoreng menggunakan minyak panas hingga mengembang sempurna menjadi kerupuk yang renyah. (Visit Indonesia)


Ciri Khas Kerupuk Kulit Garut

Ada beberapa hal yang membuat dorokdok Garut berbeda dari kerupuk kulit daerah lain.

Tekstur Sangat Renyah

Kerupuk mudah patah namun tetap terasa padat saat digigit.

Aroma Kulit yang Khas

Tidak berbau amis karena telah melalui proses pengolahan yang benar.

Rasa Gurih Alami

Bumbu tidak terlalu berlebihan sehingga rasa asli kulit sapi tetap terasa.

Ukuran Beragam

Mulai dari ukuran kecil hingga potongan besar.

Cocok Dijadikan Lauk

Selain camilan, dorokdok sering disantap bersama nasi hangat, soto, mie ayam, hingga sate.


Kandungan Gizi

Karena berasal dari kulit sapi, kerupuk kulit mengandung protein dan kolagen lebih tinggi dibanding kerupuk berbahan tepung. Namun demikian, dorokdok juga mengandung lemak dan natrium sehingga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang.


Varian Rasa Kerupuk Kulit Garut

Kini produsen dorokdok terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai pilihan rasa, seperti:

  • Original
  • Pedas
  • Balado
  • Barbeque
  • Jagung Bakar
  • Keju
  • Bawang
  • Extra Pedas

Varian tersebut membuat dorokdok semakin diminati oleh berbagai kalangan, terutama anak muda.


Sentra Produksi Kerupuk Kulit Garut

Jika berkunjung ke Garut, Anda dapat menemukan sentra produksi dorokdok di kawasan:

  • Sukaregang
  • Tarogong
  • Garut Kota

Daerah Sukaregang sendiri terkenal sebagai pusat industri kulit sehingga banyak produsen kerupuk kulit berkualitas berasal dari wilayah ini.


Tips Memilih Kerupuk Kulit Berkualitas

Agar tidak salah membeli, berikut beberapa tips memilih dorokdok.

  • Pilih warna kuning kecokelatan yang alami.
  • Hindari kerupuk yang berbau tengik.
  • Tekstur harus ringan dan renyah.
  • Kemasan rapat agar kerenyahan tetap terjaga.
  • Pilih produk dengan tanggal produksi terbaru.

Cara Menyimpan Agar Tetap Renyah

Supaya kerupuk kulit tidak melempem:

  • Simpan dalam wadah kedap udara.
  • Hindari tempat lembap.
  • Tutup kembali kemasan setelah dibuka.
  • Jangan terkena sinar matahari langsung.

Dengan penyimpanan yang benar, dorokdok dapat bertahan cukup lama tanpa kehilangan kerenyahannya.


Peluang Usaha Kerupuk Kulit Garut

Permintaan dorokdok terus meningkat setiap tahun, terutama saat musim liburan dan hari raya. Hal tersebut membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi pelaku UMKM.

Penelitian terhadap industri rumah tangga di Sukaregang menunjukkan bahwa usaha pengolahan dorokdok masih memiliki prospek yang baik dan efisien ketika dikelola dengan tepat, mulai dari pengendalian biaya produksi hingga pemasaran.

Selain dijual langsung, kini banyak produsen memasarkan dorokdok melalui marketplace, media sosial, dan toko oleh-oleh modern sehingga jangkauan pasarnya semakin luas.


Mengapa Kerupuk Kulit Garut Selalu Dicari?

Ada beberapa alasan mengapa camilan ini tetap populer hingga sekarang:

  • Memiliki rasa autentik khas Garut.
  • Cocok dijadikan teman makan maupun camilan.
  • Mudah dibawa sebagai oleh-oleh.
  • Memiliki daya simpan yang cukup lama.
  • Menjadi bagian dari identitas kuliner Kabupaten Garut.

FAQ

Apakah dorokdok sama dengan kerupuk kulit?

Ya. Di Garut, kerupuk kulit lebih dikenal dengan nama dorokdok.

Terbuat dari apa kerupuk kulit Garut?

Umumnya menggunakan kulit sapi, meskipun beberapa produsen juga memakai kulit kerbau.

Berapa lama daya simpan dorokdok?

Jika disimpan dalam wadah kedap udara, dorokdok dapat bertahan selama beberapa bulan.

Apakah cocok dijadikan oleh-oleh?

Sangat cocok karena ringan, tahan lama, dan menjadi salah satu ikon kuliner khas Garut.


i

Posted in Blog, KulinerTagged Dorokdok, Kerupuk Kulit Garut, Kerupuk Kulit Sapi, kuliner garut, Kuliner Tradisional, Makanan Khas Jawa Barat, Oleh-Oleh Garut, Sukaregang, Wisata Kuliner Garut

Post navigation

Previous: Nasi Aron Khas Bromo, Kuliner Tradisional yang Wajib Dicoba Saat Menjelajahi Negeri di Atas Awan
Next: Gunung Kareumbi Cicalengka, Surga Tersembunyi di Timur Bandung yang Wajib Masuk Daftar Pendakian

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kangroki.com

Kangroki.com adalah portal informasi yang menyajikan artikel seputar kehutanan, wisata, kuliner, dan Persib Bandung. Kami hadir untuk berbagi inspirasi, informasi, dan pengalaman menarik dari berbagai daerah di Indonesia.

Menu Cepat

  • Home
  • Kehutanan
  • Kuliner
  • Persib
  • Wisata

Informasi

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
FacebookTwitterInstagramTiktok
© 2026 Kangroki.com - All Rights Reserved. Persib • Kehutanan • Wisata • Kuliner