
Rest Area Genteng Forest menjadi salah satu titik singgah paling nyaman di jalur Cidaun–Naringgul, tepatnya berlokasi di Genteng Forest, Jalan Raya Cidaun–Naringgul, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tempat ini bukan sekadar rest area, tetapi juga destinasi singkat untuk menikmati suasana alam berhawa sejuk.
Mengapa Genteng Forest Jadi Tempat Singgah Favorit?
Untuk memulai pengalaman, pengunjung langsung disambut udara adem khas pegunungan. Transisinya begitu lembut: dari jalan raya yang sibuk menuju area hijau yang tenang. Genteng Forest menawarkan empat suasana alam sekaligus, sehingga setiap langkah terasa berbeda dan menarik.
Empat Suasana Alam yang Bikin Betah
1. Hutan Pinus yang Teduh
Begitu memasuki area, pengunjung bisa merasakan keteduhan hutan pinus yang berbaris rapi. Angin lembut dan aroma khas pinus membuat area ini cocok untuk bersantai sebentar sebelum melanjutkan perjalanan.
2. Hutan Alam yang Asri
Melangkah sedikit lebih jauh, suasana berganti menuju hutan alami yang lebih lebat. Nuansanya memberikan pengalaman yang lebih “liar” namun tetap aman dinikmati.
3. Hamparan Pesawahan yang Menyejukkan Mata
Transisi berikutnya mengarah pada pemandangan pesawahan yang cantik. Lanskap hijau yang membentang memberikan ketenangan visual yang jarang ditemui di rest area lain.
4. View Pantai Selatan yang Megah
Sebagai penutup, pengunjung bisa menikmati panorama garis pantai selatan dari kejauhan. Perpaduan hijau, emas, dan biru menciptakan lanskap lengkap yang memanjakan mata.

Fasilitas Lengkap yang Memudahkan Perjalanan
Untuk meningkatkan kenyamanan, Genteng Forest menyediakan fasilitas yang benar-benar fungsional:
- Area parkir luas
- Toilet bersih
- Mushola
- Warung makan
- Warung lesehan
- Aula rapat (kapasitas maksimal 30 orang, tarif nego)
- Rumah singgah berkapasitas 20 orang
- Toko grosir
- Gerai produk kayu (kursi, meja, lemari, pintu, dan lainnya)
- Aneka Produk hasil bumi yang masih fresh karena di panen langsung
Transisi antar fasilitas terasa teratur sehingga pengunjung tidak perlu bingung berpindah dari satu area ke area lainnya.
Harga Kuliner dan Penginapan yang Ramah Kantong
Untuk urusan makan, pengunjung bisa menikmati nasi liwet mulai dari Rp 100.000 untuk 2 orang. Rasanya khas Sunda dan cocok disantap di udara dingin Genteng Forest.
Jika ingin beristirahat lebih lama, tersedia rumah singgah berkapasitas 20 orang dengan tarif Rp 300.000 per hari—pilihan ekonomis bagi rombongan. Untuk kegiatan formal maupun komunitas, aula rapat tersedia dengan sistem harga nego sesuai kebutuhan.
Tersedia produk hasil bumi mulai dari Gula Aren, Turubuk (Makanan khas Naringgul),Nanas Asli Malati, Singkong dan banyak ragamnya.
Akses Terbuka dengan Tiket Masuk Gratis
Keunggulan lain dari Genteng Forest adalah tiket masuknya gratis. Pengunjung cukup membayar parkir seikhlasnya, sehingga tempat ini sangat bersahabat bagi siapa pun, mulai dari pengendara motor, mobil keluarga, sampai rombongan wisata.
Rest Area Adem yang Wajib Disinggahi
Dengan kombinasi empat suasana alam, fasilitas lengkap, kuliner yang terjangkau, serta udara dingin khas dataran tinggi Cianjur selatan, Rest Area Genteng Forest menjadi tempat singgah yang jauh lebih dari sekadar rest area biasa. Siapa pun yang melintas di jalur Cidaun–Naringgul wajib mampir untuk menikmati ketenangan alamnya.
